File Pendidikan Penulisan Gelar Gr Yang Benar

Penulisan Gelar Gr Yang Benar

Posted on

Selamat berjumpa kembali di blog filependidikan.info.com
Postingan kali ini saya akan memberikan penjelasan mengenai banyaknya pertanyaan seputar manakah yang benar pada menjalankan penulisan gelar/sebutan dari seorang pengajar Profesional.

Banyak pertanyaan yang muncul mengenai apakah sebutan gelar yang benar ialah S.Pd, Gr atau Gr, S.Pd ??????
Nah, sebelum saya saya menjelaskan mengenai penulisan yang benar di sebutan seorang pengajar profesional karenanya alangkah baiknya kita memahami terlebih dahulu mengenai apa itu PPG.


File Pendidikan Penulisan Gelar Gr Yang Benar



Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) adalah pendidikan tinggi bagi mengambil bidang keprofesioanalan pengajar setelah selesai pada mengambil program sarjana. Dikala ini dengan adanya Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) karenanya siapapun yang telah mempunyai gelar sarjana dapat menjadi seorang pengajar apabila ia telah mempunyai Sertifikat pendidik, sehingga PPG dapat dinamakan selaku pengganti akta IV.

Program Pendidikan Pengajar Profesional atau yang lebih di kenal dengan sebutan Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) di peruntukkkan untuk seluruh pengajar yang telah menyelesaikan program sarjana atau S1-nya.
Seperti yang kita ketahui bahwa ketika ini Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) di untuk menjadi 2 yaitu Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) PraJabatan dan Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) Pada Jabatan.
Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) PraJabatan di berikan kepada mereka yang telah menyelesaikan program sarjana S1 namun belum mendidik di satuan Pendidikan, sedangkan Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) Pada Jabatan di peruntukkan untuk mereka yang telah mendidik di satuan Pendidikan bagus yang mendidik di tahapan SD, SMP, SMA maupun di tahapan SMK.
Kedua jenis Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) tersebut bagus yang via jalur PPG Prajabatan maupun PPG Pada Jabatan sama-sama adalah program Pendidikan yang di akui oleh kementerian Pendidikan meskipun prosedur dan pelaksanaanya berbeda.
Sekiranya Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) PraJabatan dilakukan hingga membutuhkan waktu 6 – 12 Bulan karenanya berbeda halnya dengan Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) Pada Jabatan yang mana waktu Pendidikan yang dilakukan hanya berkisar 3 – 6 bulan.
Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) Pada Jabatan baru saja di mulai di tahun 2018 dan mereka yang telah mengikuti Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) Pada Jabatan tersebut adalah pengajar yang telah mendidik bagus pengajar yang telah berstatus Staff Negeri Sipil (PNS) maupun pengajar yang belum di angkat menjadi staff negeri sipil (Non PNS).
Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) Pada Jabatan adalah program pemerintah yang bertujuan bagi menjadikan pengajar selaku tenaga ahli dibidangnya sehingga dapat menjadi seorang pengajar professional di bidangnya. Tujuan seorang pengajar mengikuti Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) ialah bagi memperoleh sebutan Profesi Pengajar (Gr) agar dapat memperoleh tunjangan profesi dan yang lebih utama ialah bagi meningkatkan kualitas pendidikannya sehingga dapat menjadi lebih professional sesuai dengan jurusan masing-masing.
Perlu di ketahui bahwa untuk mereka yang telah mengikuti Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) PraJabatan dan Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) Pada Jabatan dan telah di nyatakan lulus karenanya mereka akan mempunyai sebuah sebutan baru yang akan melekat di nama mereka masing-masing yaitu sebutan selaku Pengajar Profesional (Gr).
Bagi mereka yang telah mengikuti Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) Pada Jabatan pemerintah telah menyediakan sebuah bantuan Pendidikan yaitu berupa anggaran yang di keluarkan bagus via anggaran pusat maupun menggunakan anggaran daerah sehingga pengajar yang telah berhasil lulus pada mengikuti pretest PPG berhak bagi memperoleh bantuan Pendidikan PPG hingga selesai.
Hingga ketika ini masih banyak pengajar yang belum berhasil bagi mengikuti Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) Pada Jabatan tersebut sehingga pemerintah pun membuka kesempatan untuk mereka yang ingin mengikuti Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) Pada Jabatan dapat memilih apakah ingin ikut via jalur bantuan Pendidikan PPG atau via jalur mandiri sesuai dengan aturan yang telah di tetapkan oleh pemerintah.
Dikala ini untuk mereka yang telah mengikuti Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) Pada Jabatan dilakukan pada beberapa tahapan mulai dari moda daring ( pembelajaran secara online) hingga pembelajaran tatap muka di setiap LPTK yang telah di tentukan.
Selain itu bagi dapat lulus pada Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) Pada Jabatan karenanya mesti memenuhi nilai ambang batas kelulusan yang di tentukan via ujian daya kerja (UKIN) dan ujian Pengetahuan (UP).
Untuk mereka yang telah lulus karenanya akan berhak bagi memperoleh sebuah sebutan baru pada jabatan keprofesian selaku seorang pengajar yaitu mempunyai sebutan pengajar professional atau yang di singkat dengan (Gr).
Hingga ketika ini sebutan tersebut menjadi polemik untuk banyak pengajar, karena mereka tak tahu dimana akan meletakkan gelar Gr tersebut di nama mereka masing-masing.
Sekiranya kita mengacu di Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 87 Tahun 2013 Mengenai Program Pendidikan Pengajar Prajabatan kita dapat melihat informasi mengenai penulisan sebutan atau gelar Gr di nama seseorang yang telah berhasil menyandang sebutan selaku pengajar professional yang terletak di pasal 14 yang mana bunyi dari pasal tersebut ialah selaku berikut :
“Sebutan profesional lulusan program PPG ialah pengajar yang pemakaian pada format singkatan Gr ditempatkan di belakang nama yang berhak atas sebutan profesional yang bersangkutan”

File Pendidikan Penulisan Gelar Gr Yang Benar


Dari penjelasan tersebut karenanya dapat disimpulkan bahwa sebutan pengajar professional (Gr) dapat di letakkan di belakang nama yang berhak menyandang sebutan Gr tersebut.
Seperti yang kita ketahui bahwa seorang pengajar pastinya tak akan dapat mengikuti Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) apabila ia belum menyelesaikan tahapan sarjananya atau belum menyelesaikan S1-nya.
Sehingga bagi dapat mengikuti Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) karenanya orang tersebut mesti sedah menyandang gelar S1.
Dari penjelasan tersebut karenanya dapat di simpulkan bahwa penulisan gelar atau sebutan selaku Pengajar Profesioanal (Gr) yang benar pastinya akan di simpan di belakang nama dan title yang telah terlebih dahulu melekat di nama yang berhak.
Demikianlah postingan yang dapat saya berbagi di kesempatan kali ini, semoga via artikel ini dapat bermanfaat untuk sahabat yang baru saja akan menempuh Pendidikan Profesi Pengajar (PPG) ataupun yang telah menyelesaikan tahapan Pendidikan Profesi Pengajar (PPG).