File Pendidikan Panduan/Juknis Penelitian Tindakan Kelas Terbaru 2019

Panduan/Juknis Penelitian Tindakan Kelas Terbaru 2019

Posted on

Sobat pendidikan, Juknis Program pertolongan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) terbaru Tahun 2019 ialah Diantara upaya yang dilakukan demi meningkatkan kompetensi pengajar yakni dengan memotivasi pengajar sehingga menghasilkan sebuah karya dan Karya tersebut dapat berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). sebagaimana kita ketahui, PTK yang dilakukan oleh pengajar benar-benar urgen dan bermanfaat tak spesial buat kepada pengajar yang bersangkutan, tetapi pun bermanfaat bagi sekolah, orang tua, masyarakat, dunia industri dan dunia usaha, organisasi profesi, dinas pendidikan, dan kementerian pendidikan. Kebermanfaatan PTK tersebut benar-benar urgen pada kontek ekosistem pendidikan dimana PTK dapat menjadi sumber informasi dan inspirasi pada basis kebijakan yang dapat menjadi bukti evidence.

Hasil evaluasi tahun 2015 menyimpulkan bahwa program menolongan PTK di Tingkat Satuan Pendidikan yang dilakukan Puslitjak benar-benar memotivasi pengajar dan sekaligus membuktikan bahwa guru-guru mampu menghasilkan sebuah karya yang diwujudkan pada PTK.

Berikut Juknis Program pertolongan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) Tahun 2019

Tujuan Prgram pertolongan PTK 2019 ialah selaku berikut :

1. Meningkatkan mutu isi, masukan, proses, dan hasil pendidikan dan pembelajaran di sekolah (SD, SMP, SMA dan SMK).
2. Memmenolong pengajar dan tenaga kependidikan lainnya mengatasi masalah pembelajaran dan pendidikan di pada dan luar kelas.
3. Meningkatkan sikap profesional pendidik dan tenaga kependidikan.
4. Memberikan kesempatan bagi pengajar buat melakukan PTK yang sekaligus dapat dijadikan basic memperoleh angka kredit buat kenaikan pangkat pada jabatan profesional pengajar.

Syarat dan Ketentuan Pengajuan Program pertolongan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) Tahun 2019

1. Peserta dari kegiatan ini ialah segala pengajar SD, SMP, dan SMA/SMK negeri dan swasta pada lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia
2. Diutamakan di pengajar yang BELUM mencapai pangkat/golongan IVB yang disertai surat dari Kepala Sekolah dan belum menerima program menolongan pelaksanaan PTK dari Puslitjakdikbud.
3. Karya PTK belum pernah diikutsertakan pada lomba sejenis bagus secara nasional maupun internasional.
4. Peserta yang pernah mendapatkan menolongan pendanaan dari Puslitjakdikbud dapat mengikuti kembali program ini dengan persyaratan topik usulan yang diajukan tak sama dari tahun sebelumnya.
5. Sekiranya status pengajar pada pelaksanaan penelitian sebelumnya ialah pengajar sekolah yang menjadi objek penelitian dan kemudian dipromosikan/dimutasikan ke sekolah lain ataupun menjadi status lain selain pengajar (contohnya: pindah sekolah atau menjadi kepala sekolah), karenanya buat berikutnya pada pertanggungjawaban bagus penyelesaian hasil penelitian, seminar dan administrasi akhir, ialah tetap pengajar yang bersangkutan yang telah menerima pendanaan program menolongan penulisan PTK dari Puslitjakdikbud.
6. Peserta yang tak berhasil memenuhi luaran (output) yang dijanjikan di proposal akan dikenai sanksi, yaitu mesti mengembalikan seluruh biaya yang telah diterima, dan yang bersangkutan tak akan diikutsertakan lagi pada kegiatan Puslitjakdikbud.
7. Sekiranya peserta yang telah diterima usulan penelitiannya oleh Puslitjakdikbud, dan tak dapat mengikuti tahapan berikutnya (bimbingan teknis dan seminar regional) dengan alasan diluar kemampuan yang bersangkutan (force majeur) karenanya peserta yang bersangkutan diminta hadir di kantor Puslitjakdikbud di waktu tertentu atas biaya transportasi sendiri buat mempresentasikan hasil PTKnya.
8. Pelaksanaan PTK akan dikoordinasikan oleh Puslitjakdikbud, Balitbang, Kemendikbud.

Bagaimana Sistematika Penulisan Proposal PTK, Silahkan unduh melalui link dibawah