File Pendidikan Kartu KIP (Kartu Indonesia Pintar) : Manfaat,Tujuan.Prioritas Penerima KIP

Kartu KIP (Kartu Indonesia Pintar) : Manfaat,Tujuan.Prioritas Penerima KIP

Posted on

Kartu KIP (kartu Indonesia pintar) :manfaat,tujuan dan prioritas penerima KIP
Selamat berjumpa kembali di blog filependidikan.info.com
Di postingan kali ini saya akan membahas mengenai kartu Indonesia pintar atau yang sering di sebut dengan KIP. Pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah sebuah diantara format program yang di keluarkan oleh pemerintah agar dapat memperoleh program PIP yaitu bagi memperoleh bantuan berupa dana Pendidikan yang dapat di nikmati oleh beberapa peserta didik yang telah mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Apabila seorang peserta didik telah memegang dan mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP) karenanya ia mempunyai hak bagi dapat memperoleh bantuan dana Pendidikan pada format program Indonesia pintar (PIP)
File Pendidikan Kartu KIP (Kartu Indonesia Pintar) : Manfaat,Tujuan.Prioritas Penerima KIP
Program Indonesia Pintar (PIP) via Kartu Indonesia Pintar (KIP) yakni pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (usia 6 – 21 tahun) yang berasal dari keluarga miskin, rentan miskin: pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), peserta Program Keluarga Harapan (PKH), yatim piatu, penyandang disabilitas, korban bencana alam/musibah.
Sekiranya dulu nama program pada pemberian bantuan dana Pendidikan ini lebih di kenal dengan BSM karenanya beda hal nya dengan dikala ini yang mana Namanya telah berbah menjadi program Indonesia pintar (PIP).
Meskipun demikian program ini mempunyai visi dan misi yang sama yaitu sama-sama bagi memberikan bantuan Pendidikan pada format uang tunai kepada mereka yang dianggap layak menerima bantuan tersebut. PIP adalah sebuah bagian dari penyempurnaan program Bantuan Pelajar Miskin (BSM).
Kartu Indonesia Pintar (KIP) tak dapat di miliki semacam itu saja, karena Kartu Indonesia Pintar (KIP) hanya dapat di terima atau di peroleh apabila nama peserta didik tersebut masuk selaku diantara yang di anggap mempunyai kehidupan ekonomi yang kurang mampu sehingga di anggap layak bagi memperoleh kartu KIP. Kartu KIP tersebut berlaku mulai dari peserta didik berada di bangku level sekolah basic (SD,SMP) hingga berada di bangku sekolah level menengah (SMA/SMK).
Dikala ini kartu KIP tak hanya akan di rasakan oleh pelajar yang berada di level SD hingga SMA saja melainkan Baru-baru ini pemerintah telah merancang perencanaan bahwa akan kembali memberikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi mahasiswa yang menempuh Pendidikan di level perguruan tinggi.
Hal tersebut pastinya akan lebih merancang semangat untuk peserta didik yang akan melanjutkan pendidikannya di sekolah yang lebih tinggi dan bukan hanya itu saja tetapi orang tua pun akan betul-betul terbantu khususnya mereka yang berasal dari keluarga yang kurang mampu karena dengan adanya bantuan Pendidikan tersebut akan betul-betul menolong para orang tua pada memenuhi keperluan Pendidikan anak-anaknya.
Meskipun demikian masih banyak pun anak-anak yang hidup pada ekonomi keluarga yang pas-pasan namun mereka tak terjaring selaku penerima kartu KIP sehingga tak elak mereka merasa cemburu karena tak memperoleh bantuan dari program PIP tersebut padahal mereka sebetulnya pun mempunyai hak bagi memperoleh bantuan dari program PIP tersebut.
Sebetulnya bagi dapat memperoleh kartu KIP tersebut ada beberapa aspek dan persyartan yang mesti di penuhi sehingga dapat dinamakan layak bagi menerimakan kartu KIP. Di postingan saya sebelumnya saya pun telah membahas mengenai bagaimana cara agar dapat memperoleh kartu KIP untuk mereka yang belum mempunyai kartu KIP dan bagaimana cara agar dapat menerimakan bantuan program Indonesia pintar (PIP) meskipun tak mempunyai kartu KIP
Bagi mengetahui lebih jauh mengenai tujuan dan manfaat dari kartu KIP untuk peserta didik yang telah menerimanya karenanya solahkan kamu simak penjelasan di bawah ini.

TUJUAN PEMBERIAN KARTU INDONESIA PINTAR (KIP)
Dengan mempunyai kartu KIP karenanya kita akan memperoleh bantuan pendidikan pada format uang tunai yang di beri nama dengan program indonesia pintar.
Program ini sendiri diperuntukkan bagi menghilangkan hambatan ekonomi pelajar bagi bersekolah, sehingga nantinya merancang anak-anak tak lagi terpikir bagi berhenti sekolah. Selain menghindari anak pustus sekolah, program KIP ini pun dikerjakan bagi dapat menarik kembali pelajar yang telah putus sekolah agar kembali bersekolah. Bukan hanya mengenai biaya administrasi sekolah, program ini pun bertujuan bagi menolong pelajar memenuhi keperluan pada kegiatan pembelajaran. Lebih luas lagi, program pada KIP ini pun betul-betul mendukung bagi mewujudkan program Wajib Belajar Pendidikan Basic 9 Tahun dan Pendidikan Menengah Universal/Wajib Belajar 12 Tahun.
PIP dirancang bagi menolong anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin/prioritas tetap memperoleh layanan pendidikan hingga tamat pendidikan menengah, bagus via jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).
Via program ini pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diinginkan dapat menarik pelajar putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya.
PIP pun diinginkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, bagus biaya seketika maupun tak seketika.
File Pendidikan Kartu KIP (Kartu Indonesia Pintar) : Manfaat,Tujuan.Prioritas Penerima KIP
Bagi dapat masuk dan memperoleh program Indonesia pintar karenanya pelajar atau peserta didik yang bersangkutan mesti mempunyai kartu KIP.
KIP diberikan selaku penanda/identitas penerima bantuan pendidikan PIP.
Kartu ini memberi jaminan dan kepastian anak-anak usia sekolah terdaftar selaku penerima bantuan pendidikan. Setiap anak penerima bantuan pendidikan PIP hanya berhak memperoleh 1 (satu) KIP.
MANFAAT MEMILIKI KARTU KIP
Ada beberapa manfaat yang dapat di rasakan atau di nikmati apabila mempunyai kartu KIP diantaranya yaitu selaku berikut :

·         Mempunyai kartu KIP karenanya akan memperoleh bantuan Pendidikan berupa uang tunai yang akan di salurkan secara seketika dan bertahap ke rekening masing-masing penerima dalam kurun waktu peserta didik tersebut masih aktif pada satuan Pendidikan bagus di level SD,SMP,SMA dan SMK.
·         Kartu Indonesia Pintar (KIP) diberikan selaku penanda dan digunakan bagi menjamin serta memastikan seluruh anak usia sekolah (6-21 tahun) dari keluarga pemegang KKS bagi memperoleh manfaat Program Indonesia Pintar bila terdaftar di Sekolah, Madrasah, Pondok Pesantren, Kelompok Belajar (Kejar Paket A/B/C) atau Instansi Pelatihan maupun Kursus.
·         KIP pun dapat di rasakan manfaatnya untuk anak usia sekolah yang tak berada di sekolah seperti Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)  seperti anak-anak di Panti Asuhan/Sosial, anak jalanan, dan pekerja anak dan difabel. KIP pun berlaku di Pondok Pesantren, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dan Instansi Kursus dan Pelatihan yang ditentukan oleh Pemerintah.
·         KIP mendorong pengikut-sertaan anak usia sekolah yang tak lagi terdaftar di satuan pendidikan bagi kembali bersekolah.
·         KIP menjamin keberlanjutan bantuan antar level pendidikan hingga tingkat SMA/SMK/MA.
Adapun besaran dana dari manfaat PIP yang dapat di peroleh di level sekolah basic hingga level sekolah menengah yakni selaku berikut :
  • Peserta didik SD/MI/Paket A memperoleh Rp450.000,-/tahun;
  • Peserta didik SMP/MTs/Paket B memperoleh Rp750.000,-/tahun;
  • Peserta didik SMA/SMK/MA/Paket C memperoleh Rp1.000.000,-/tahun.
Seperti yang telah saya jelaskan di atas, bahwa tak seluruh peserta didik dapat menerimakan kartu KIP melainkan kartu KIP lebih di prioritaskan kepada mereka yang mempunyai persyaratan atau memenuhi unsur-unsur di bawah ini :

1.   Peserta didik dari keluarga pemegang KIP, KKS (Kartu Keluarga Sejahtera), KPS (Kartu Perlindungan Sosial).
2.   Peserta didik dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH).
3.   Peserta didik yang berstatus yatim piatu/yatim/piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan.
4.   Peserta didik yang terkena imbas bencana alam.
5.   Peserta didik yang pernah drop out.
6.   Peserta didik dari keluarga miskin/rentan miskin yang terancam putus sekolah atau peserta didik dengan pertimbangan khusus lainnya, seperti:
·       Kelainan fisik,
·       Korban musibah,
·       Orangtua terkena PHK,
·       Orangtua berada di LAPAS,
·       Mempunyai lebih dari tiga saudara pada satu rumah.
·       Peserta didik yang menempuh studi keahlian kelompok bidang seperti pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan dan lainnya.
7.   Peserta yang berada pada organisasi khusus atau satuan pendidikan nonformal lainnya.
Kartu KIP memang akan betul-betul bermanfaat untuk mereka yang membutuhkannya dan semoga program Indonesia pintar yang di berikan oleh pemerintah ini akan terus berlanjut dan penerima kartu KIP untuk anak-anak yang kurang mampu pun dapat terus bertambah setiap tahunnya sehingga akan semakin menurunkan tingkat putus sekolah di Indonesia dan sebaliknya akan semakin meningkatkan keinginan anak-anak Indonesia bagi terus melanjutkan pendidikannya ke seklah yang lebih tinggi.
Demikianlah postingan kali ini mengenai penjelasan mengenai manfaat dan tujuan yang dapat di peroleh apabila mempunyai kartu Indonesia pintar (KIP), semoga postingan ini dapat menambah pengetahuan kamu mengenai dunia Pendidikan.